Lantas, dengan apa aku mesti mengenangmu ?
Apakah dengan bau keringat, debu dan lumpur ataukan dengan kupu-kupu yang terbang diantara bunga-bunga ilalang dan perdu, yang berlatar gunung yang biru dan langit kelabu ?
Sejenak kau datang tanpa bayang, seperti angin yang berhembus membawa wangi melati kemudian pergi kembali. Jauh dan semakin jauh. Tak ada lagi yang mampu kujangkau.
Sabtu, November 26
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar