Jumat, Mei 25

Kehilangan

Entahlah,,, aku merasa kehilangan dia. Bukan masalah jarak dan waktu, tetapi mungkin ada pemikiran-pemikiran rumit yang sangat sulit diungkapkan.



Mungkinkah dia juga kehilangan aku..? Beberapa prinsip kami memang berbeda, tapi bukankah dari dulu kami ketahui..? Lalu mengapa pelan-pelan menjadi sebuah sandungan untuk sebuah persahabatan...? Mungkinkan Ego kami tumbuh melebihi nalar dan kompromi..?



Atau mungkin memang ada waktu untuk menyendiri, keluar dari lingkaran setan dunia yang deras, kemudian memulai kembali semuanya dari titik nol.



Apakah benar sahabat sejati itu ada..? Atau hanya bungkus dari kepentingan-kepentingan yang tersembunyi, selimut dari harapan-harapan dan pamrih..?

Tidak ada komentar: