Kemaren ada tugas luar. Wah bahasanya,,,,
Seperti biasanya, jika ada complain masalah barang aku yang sering pergi mbenerin sama Tamon San. Kali ini berdua naik mobil, dia yang bawa.
Berangkat dari perusahaan sekitar jam satu, mampir isi bensin dulu, masuk tol dan cabut ke arah Yokohama, melewati jembatan gantung di pelabuhan Yokohama, ngobrol macem-macem.
Kali ini sebuah dudukan mesin melengkung setelah dipasang dan kami datang untuk ngebenerin. Bukan mesin buldoser biasa, tapi sebuah scrane. Rodanya aja setinggi dadaku, dan bukan roda karet tapi besi seperti tank. Barangnya udah jadi dan dirakit, udah dicat dan sebentar lagi mau dikirim ke Amerika. Jadi rada susah ngebenerinnya, kalau belon dirakit sih gampang. Tapi kelar juga sekitar jam tiga, lalu jalan-jalan keliling pabrik sama pengawas pabrik. Lihat-lihat karyawan yang lagi pada gawe, minum-minum bentar lalu pamitan pulang.
Di jembatan gantung Yokohama, karena keasyikan ngobrol ga merhatiin jalan, bablas ga belok ke arah Tsurumi. Lurus terus deh ke arah tokyo, padahal Tamon kan rada takut kalau bawa mobil diatas laut, apalagi jalan tersebut tingginya lebih dari 50 meter.
Di kejauhan bandara Haneda mulai terlihat, untung ada pintu keluar juga di Kawasaki. Tapi rupanya pintu keluar tersebut tepat disebuah pulau kecil tempat kawasan industri. Sempat muter-muter juga nyari jalan keluar, rupanya jalan keluar bukan lewat jembatan, tapi lewat terowongan bawah tanah/laut.
Ah,,, sampai juga di Kawasaki,,, Tamon mulai tahu jalan. Sampai perusahaan Sacho ngomel-ngomel,,,,
Bodo ah,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
Kamis, September 4
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar