Rabu, Juni 25

Yakiniku

Hari-hari belakangan ini pekerjaan semakin banyak. Bukan pekerjaan yang kecil dan ringan, tapi yang aku kerjakan pekerjaan-pekerjaan yang besar, berat dan butuh waktu. Butuh juga energi untuk berfikir karena barang yang aku buat semakin rumit dan Tamon Sang mempercayakanku untuk berfikir sendiri. Membaca gambar kerja, membuat barang dengan hitungan-hitungan yang lumayan.

Masalah utama karena barang "mini" udah nggak dipesan di tempat kerjaku jadi aku mengerjakan barang-barang baru yang lumayan. Bulan ini ada pesanan Cover Mesin, panjang sekitar lima meter, tinggi tiga meter lebar empat meter. Sudah kebayang deh bikin rangkanya, platnya, ngelasnya, nggerindanya, belum ngebolak-balikin barang saat membuatnya.

Tapi gimana lagi, pekerja yang lain nggak sanggup nerima pekerjaan tersebut maklum kakek-kakek semua,,, mau ga mau deh,,,

Mungkin karena kasihan, Sacho ngajakin makan tadi siang. Aku, Tamon, Tri sama Wahyu makan Yakiniku di Restourant Korea. Ha,,ha,,ha,,, tentu dengan sebuah pesan jangan bilang-bilang pekerja yang lain, sebab ntar ngiri.

Abis makan Sacho sama Tamon ngajakin ke snack. Sebenernya aku menolak karena aku kan ga minum, tapi mereka memaksa. Rasanya kurang lengkap kalau satu orang pulang yang lain minum-minum. "OK deh,,, tapi aku nggak minum " kataku.

Sampai di Snack (Klub) seperti biasa disambut perempuan-perempuan berdandanan seksi dan genit dengan minuman keras dan rokok. Dan seperti biasa pula, aku hanya minum air putih dingin sambil karaoke. Saat tangan Sacho dan yang lain nakal hinggap di paha dan dada, aku cuma menertawakan diriku sambil mengejek diriku sendiri :
"Cemen banget kalau gue sampai tergoda mereka..."
"Jangan ngomongin moral deh lo kalau sampai lupa diri..."

Yang aku ingat dalam suasana seperti itu adalah ucapan Emha Ainun Najib : Pandang mereka sebagai manusia, maka yang akan kita gunakan adalah naluri keMANUSIAan kita. Jangan pandang mereka sebagai wanita sebab yang akan kita gunakan nanti adalah naluri keLELAKIan kita sedangkan keLELAKIan kita hanya pantas diberikan pada orang yang tepat.




Kawasaki, 25Juni2008

Ha,,ha,,ha,,, ternyata tips dari Cak Nun efektif juga buatku.

Tidak ada komentar: