Salju turun lagi hari ini. Kumulai hari dengan membuka mata, kemudian sayup kudengar suara rintik air di beranda sebelah tempat tidur. Jendela kubuka dan kudapati pemandangan yang dikaburkan oleh tirai putih salju.
Dan hari ini, minggu yang dingin dan gigil kukayuh sepeda pada rutinitas yang ritmis. Jalanan yang lengang, putih, dan jarak pandang yang terbatas. Kemudian dentang benturan logam kembali kusetubuhi, bermeditasi dengan kosmos yang tak berbeda.
Doa-doa kualunkan,,, "Tuhan, kulakukan ini untukMu, untuk ayahku, untuk ibuku, untuk adik-adikku, untuk kekasihku, untuk saudara-saudaraku,,,,"
Kekasihku, tak mampu kuciptakan seribu candi untukmu, tak kuasa kupahatkan namamu di puncak menara gading, taj mahal mustahil aku bangunkan untukmu, bulan dan bintang terlalu tinggi dan angkuh untuk kugapai dan kurangkai menghias rambutmu. Aku hanya mampu menggoreskan namamu disini,,, pada salju yang dingin di Yokohama...
Jpn, 03022008
Tidak ada komentar:
Posting Komentar